Nilai Intersep Regresi Negatif??

By With 5 comments:
Intersep adalah suatu titik perpotongan antara suatu garis dengan sumbu Y pada diagram/sumbu kartesius saat nilai X = 0; sedangkan definisi secara statistika adalah nilai rata-rata pada variabel Y apabila nilai pada variabel X bernilai 0 (Lukmana, 2012).

Terkadang dalam olah data statistik, mungkin pada saat mengerjakan skripsi ataupun tesis, intersep bernilai negatif. Contohnya sebagai berikut.
Persamaan Regresi Linear Berganda:
Y = -0.973 + 0.456X1 + 0.564X2
Y = Pretasi Belajar
X1 = Motivasi Belajar
X2 = Tipologi Belajar
Intersep sebesar -0.973 secara matematis menyatakan bahwa apabila nilai X1 dan X2 sama dengan 0 maka nilai Y sama dengan -0.973; yang berarti bahwa prestasi belajar siswa adalah -0.973. Mungkin kita berpikir sejenak, mana mungkin prestasi belajar siswa negatif??? Lalu apa yang harus kita lakukan???

Jangan terlalu cepat putus asa apabila menemui kasus seperti di atas, karena pada dasarnya intersep tidak selalu harus diinterpretasikan. Menurut Gujarati (2006) nilai intersep tidak selalu berarti karena seringkali jangkauan nilai variabel bebas tidak memasukkan nol sebagai salah satu nilai yang diamati.

Nah…mungkin setelah melihat pendapat ahli ekonometri tersebut (baca: Gujarati) anda sudah bisa tersenyum.hehehe

Jadi nilai intersep tidak harus diinterpretasikan apabila jangkauan nilai X (baik X1, X2, X2,…Xn) tidak memasukkan angka nol. Sebagai contoh, variabel X1 di atas tidak mungkin bernilai nol, karena data untuk variabel X1 diperoleh dari kuesioner/angket yang menggunakan skala likert (5 opsi jawaban).

Skala likert yang digunakan untuk kuesioner tidak memasukkan angka nol, tetapi range 1 – 5, sehingga variabel X1 tidak mungkin sama dengan 0. Dengan demikian intersep yang bernilai negarif tersebut tidak perlu diinterpretasikan.

Demikian sedikit pembahasan mengenai intersep yang bernilai negatif, semoga dapat menambah wawasan kita. Apabila ada masukan atau saran untuk melengkapi pembahasan ini bisa dikirim ke email iro.maruto@gmail.com atau meninggalkan comment di bawah.

Sumber:
Gujarati, D. 2006. Ekonometrika Dasar. Terjemahan Sumarno Zain. Jakarta: Erlangga.
Lukmana, H. B. 2012. Regresi Linier. http://belva.blog.fisip.uns.ac.id

Popular Posts